Archive for September, 2007

AKU DAN WANITA

Wednesday, September 26th, 2007

Kalau aku mimpi, pastilah sudah di tepi…sesaat lagi pagi, dan engkau terjaga untuk kemudian pergi.

Aku pun berubah menjadi pagi, agar bisa menyambutmu dengan kehangatan, kesejukan dan keindahan yang menemanimu minum kopi. Tapi, kau pun harus pergi, karena siang telah menanti.

Aku tak gentar menjadi siang! Kurayu awan agar membantu meneduhimu. Agar engkau tenang meraih cita, mereguk bangga. Meski tetap, kau berlalu dengan sedikit terburu…

Diam-diam, aku menyelinap menjadi malam. Harapku bisa menemanimu tidur, menjagamu dari bising kacaunya hati, menyelimutimu dari keterpurukan bila menyerang tiba-tiba. Siapa tau, aku bisa mencuri waktu untuk mengecup keningmu :) Tapi..Ah, ternyata kau tak jua terlelap. Mungkin, malam tak menarik bagimu.

Kini, aku tak coba menjadi apapun.

Yang dipunyai wanita itu setia. Jika tak lagi ada yang harus dibela, pertahanannya pun harus segera diusaikan. Bukan untuk menegarkan diri, namun supaya air mata tak tumpah lagi. Pastilah luka itu menganga…tapi wanita punya jelaga untuk menutupinya. Ia menderma untuk cinta yang diyakininya. Jika kau suruh pergi, apalagi yang mau ditunggunya? Karena ratusan hari sudah selesai dilewati.

PERCAKAPAN

Tuesday, September 25th, 2007

"Hidup laki2!!"

"Hidup Perempuan!"

"Pokoknya laki2 gak bakal terkalahkan deh!"

"Perempuan juga!:p"

"…..tapi secara ideal tetap saja pahala laki2 lebih banyak dibulan Ramadhan. Perempuan akan berkurang karena ia ada haid. Kalau ia dimuliakan, harusnya perempuan tetep puasa biar dapat pahala yg sama"

"Enggak dong! Kan perempuan boleh menggantinya dibulan lain.Justru karena dimuliakan itu ia boleh gak puasa…kan perempuan haid sering sakit, trus emosinya labil. Padahal puasa butuh daya tahan tubuh yg oke dan menahan emosi. Perempuan bisa dapet pahala dengan ibadah yang lain.."

"Ya beda lah..wong momentnya beda…udah gak ramadhan lagi, pahalanya pasti beda juga. Laki2 akan lebih unggul lagi kalau bertindak ideal seperti itu (melakukan ibadah yg lain-red). Pokoknya, laki2 lebih oke! Hidup laki2!:) "

"Ya enggak lah. Analoginya gini : kalau kita sakit dan gak ikut ujian, trus saat ujian susulan dapet nilai 9, maka nilai 9 itu akan ber-value sama kan dg yg nilai 9 yg didapat saat ujian sebelumnya?! Namanya juga mengganti, berarti akan bernilai sama dg yg digantikan. Jadi, perempuan tetap berpeluang dapat pahala sama dg laki2. Hidup perempuan!! :))

(Teringat percakapan dengan kakak, kemarin).

"Loh, memangnya setan-iblis pada dikrangkeng saat bulan puasa itu beneran? Bukan cuma kiasan untuk nggambarin kemampuan kita nahan nafsu yang berarti kita sendiri yg ngrangkeng setan2 itu?"

"Kalau cuma seperti itu, harusnya di bulan2 lain juga bisa dong. Harusnya bulan2 lain akan terasa sama dong. Tapi coba deh perhatiin, setiap bulan ramadhan pasti ada suasana yg beda. Kenapa semua orang jadi baik, jadi lebih ’sadar’, jadi lebih mudah tersentuh…? Itu kalau cuma dari diri sendiri hasilnya bakal sama dg keadaan bulan2 lain. Nah, berarti kan ada faktor X, faktor dari luar diri manusia yg juga ngedukung, toh?"

"hemm..iya juga sih…:p"

(Teringat percakapan dengan sahabat, sebelum Ramadhan tiba).

"…mungkin anda sudah sering mendengar dari ceramah ulama, ustadz, teman, baca buku atau dari mana pun, bahwa di dalam bulan ramadhan ini, semua kesalahan2 kita yang telah lalu akan diampuni….."

"….. akan terwujud jika ibadah di bulan ramadhan ini kita lakukan dengan ‘imanan wa ihtisaban’, atas kesadaran keimanan dan perhitungan. Iman, coba anda yakini dari segala aspek; secara rasio, ilmu, tekhnologi, agama, dll. Perhitungan, coba anda mulai mengingat apa saja kesalahan, salah, kekhilafan, dosa besar, dosa kecil, kekurangajaran…yg telah dilakukan selama ini. Lalu hitung juga amalan2 apa yang sudah dikerjakan sehingga mengurangi dosa2 yang telah dilakukan. Kalau sudah bisa meng-audit diri sendiri, akan lebih fair untuk melakukan penambahan atau pengurangan ibadah dibulan ini….

…..lalu jika dilakukan dengan niat yang sungguh, bukan tidak mungkin tobatan nasuha lah yg terjadi…"

(sekilas ‘ceramah’ singkatnya Cak Nun di radio, saat perjalanan tadi pagi. Gak mirip banget, tp ya gitu deehh….).

Btw, apa mentang2 ramadhan trus aku nge-blognya berbau2 ramadhan ya?! hehehe…..mari meng-audit diri sendiri. Selamat berpuasa!;>

SEPTEMBER CERIA!!

Wednesday, September 12th, 2007

"Wahai Tuhan Ku Tak Layak Ke Surgamu, Namun Tak Pula Aku Sanggup Ke Nerakamu…."

Di meeting all staff tadi, diputerin VT pidato Pak Is waktu Trans ultah ke 4. Mengalunlah suara Uje dengan lagu I’tiraf tadi…

Humm…tiba2 saja terharu. Entah karena Uje yang nyanyinya penuh penghayatan, entah karena alunan musiknya yang terasa begitu ‘dalam’….yang jelas, jadi keinget semua dosa2 euy! :(

Besok pagi, puasa Ramadhan hari pertama. Tadi, Alhamdulillah bisa shalat tarawih ‘pembuka’ di kantor. Ah, jadi rindu saat2 ramadhan di ‘kampung’ dulu… :).

Dan seharian tadi, ada banyak pesan, peluk, cium, serta jabat tangan…saling memaafkan. Yeah…Ramadhan selalu diisi ketulusan, kasih sayang dan kedamaian. Ramadhan juga selalu penuh pengharapan! Semoga bisa menjadi manusia yang lebih baik lagi. Amiin…

September ceria.

It was amazing to saw u again! Thanks, so much love there. Semoga niat baik itu menemukan jalannya….

Marhaban ya Ramadhan… :)