Archive for February, 2007

HARI INI

Tuesday, February 27th, 2007

Pagi-pagi, lihat SQ di Trans TV…topiknya ttg mualaf dari Ambon. Bukan cerita yang ditampilkan yg bikin aku berkesan sama acara pagi tadi, tapi sepotong kalimat dari Aa Gym, yang sebenarnya pernah aku denger; "Tidak ada pertemuan yang tanpa se-izin Allah"….yang dalam bahasa lainnya, tidak ada sesuatu yang tak bermakna, tidak ada sesuatu yang kebetulan….

Lalu, apa maksud-NYA mempertemukan aku dengan mu???

DIA Maha Baik, jadi pastilah maksudnya baik, tapi apa ya…?

Lalu, pagi tadi juga harus buru-buru ‘bayar utang’ untuk nelpon Uut yang sudah ‘hijrah’ ke Jakarta bersama suami tercinta, tapi belom sempet2 kutelpon, padahal udah dua kali SMS minta di telpon.

Aku ketawa-ketiwi denger cerita Uut yang berapi-api tentang pola hidupnya yang sekarang; mengurus dan melayani suami: bangun pagi nyiapin minum, lalu nyiapin baju kerja suami, nemenin sarapan, nyiapin bekal makan siangnya, baru beres2 rumah setelah suami ngantor. Setelah itu mandi dan nungguin tukang sayur keliling, masak, baru leyeh-leyeh. Sorenya, setelah semua urusan rumah beres, harus mandi dan dandan rapi, kalau nggak mau dikomplen suami!hehe….sepertinya seru!;P

"Gimana rasanya, mba Ut?"

"Yaa…seneng aja…puas kalo lihat suami ‘beres’…paling sebel kalo lihat baju suami kusut, menjatuhkan reputasiku sebagai istri!hehe"

Hehehe….aku juga cuma bisa ikutan ketawa…. :)

Malam ini, dapet kalimat bagus juga dari blog orang : "…kehidupan sepertinya menjadi lebih indah kalau kita bebas untuk berbahagia. Yang jadi milik kita hanyalah saat ini ‘jalani, bertahan, jangan berpikir…’!"

Hemm…,aku sudah coba untuk ‘membebaskan’ diriku memilih yang membuatnya bahagia….tapi sepertinya bahagia itu sendiri belum mau datang menghampirinya. Aku juga sudah coba menjalani dan bertahan atas semua ini, tapi tetap saja, aku belum ‘memiliki’ saat ini. Apa mungkin karena aku masih ‘berpikir’??? hehehe…..

So, what should i do?

ANGGUN LAGI

Thursday, February 22nd, 2007

Keraguan kini menjelma di dada
Musnahkan segala asa
Semua harapan yang dulu pernah ada
Tiada tersisa…

Haruskah ku hidup dalam angan - angan
Merengkuh ribuan impian
Haruskah ku lari dan terus berlari
Mengejar bayang - bayang ilusi

Satu lagi dari Anggun yang diaransemen ulang. Kuerenn!!

Bayang-bayang ilusi.

Bukankah memang seperti itu hidup ini? selalu dipenuhi ketidakpastian. Dan manusia terus mengejar apa yang menjadi ‘bayang-bayang ilusinya’.

Ada yang menyebutnya cita-cita, harapan, keinginan….tapi kali ini aku sedang setuju dengan istilah "bayang-bayang ilusi" seperti judul lagu lirik di atas. Karena sepertinya, semua sedang menjadi ilusi saja… (tak perlu protes jika pengertianmu berbeda!)

dan aku tengah terjebak di dalamnya. Atau sengaja memerangkap diri sendiri? Entah…

Tapi, kenapa bayang-bayang ilusiku bisa melukai??? :(

MIMPI

Thursday, February 22nd, 2007

"…melambung jauh..terbang tinggi..bersama mimpi. Terlelap dalam lautan emosi… Setelah aku sadar diri kau tlah jauh pergi, tinggalkan mimpi yang tiada bertepi…."

Suara melengking Anggun seharian ini terus terdengar dari winamp, menemani kesibukan yang semakin menuju klimaks, sabtu ini.

Dari dulu, aku emang nge-fans sama mbak yang satu ini. Serangkaianlah sama kesukaanku akan si ganteng Ikang Fawzi! hehe..

Lagunya emang bagus…sekarang diaransemen ulang pake’ orkestra jadi labih ‘menyayat’ aja ndengernya. Emang tepat deh, kalau aku jadiin lagu itu untuk nada sambung di handphone hehe…

Hemm…tapi kenapa mesti yang menyayat-nyayat sih, Ndrie? :(

Tau nih…

Kayanya dah lupa juga kapan waktu terakhir aku merasa senang…bangun pagi dengan penuh kelegaan…hati riang dan senyum mengembang…i can’t remember the time.. :(

Yang akrab sekarang "HENING"…pun ditengah atmosfir jalanan berdebu Jakarta yang selalu menambah sesaknya dada. Seperti melewati labirin hitam yang kosong dan panjang. Wajar kalau aku selalu menyumpal dua telinga ini dengan lagu-lagu dari mp3 ku. Tapi kenapa mesti yang melow sih, Ndri?? :(

Biarlah…

toh gak ada yang tahu.

gak ada juga yang mau tahu.

Hehehe…kasihan ya…

…akan pergi.

Nanti kutitipkan nomormu pada sahabatku.

Mungkin kau perlu diberitahu sesuatu, tentang….

Ah, terlalu jumawa! Dia gak akan pernah mencarimu. Sudahlah… :)

INDRI BERCERITA

Monday, February 5th, 2007

Di Operah Show waktu itu ada James Blunt. Ia didaulat untuk nyanyi dan menceritakan behind the making of the song "You beautiful" yang bikin banyak orang ‘kelenger’ nge-dengernya. Kata Blunt, itu pengalaman pribadinya. Suatu kali ia sedang jalan-jalan di London, diantara keramaian orang, ia melihat mantan kekasihnya. Mereka sama-sama kaget dan cuma bisa saling tatap. Nothing can do. Sampai akhirnya si cewek berlalu bersama cowoknya.

Can u imagine, apa yang ‘dirasakan’ Blunt saat itu? …dan Blunt pun bikin lagi satu lagu khusus buat mereka yang patah hati, yang cintanya gak kesampaian; "Goodbye My Lover".

Saat itu Operah becanda, "Cewekmu itu harus denger lagumu. Mungkin ia akan kembali..".

Blunt cuma senyum, "I dont know…but she looks beautiful.."(Mata Blunt menerawang…mungkin mas Blunt masih ‘mendem’ rasa sama mantannya tercinta. Glek!!)

Haduuhh…Bu Operah…emangnya hidup ini sinetronnya Punjabi, yang seenak udele dewe mbolak-balik perasaan tokoh2 sinetronnya dengan mudah dan gak masuk akal demi kepuasan penonton?! Gak gampang kalee!! Kalau semua bisa ‘dibalik’ semudah itu setelah kita tau bahwa dia begitu sayang sama kita, dengan bikinin puisi, lagu, film ato cerpen….dunia ini isinya orang ketawa mulu Bu! Rasa sedih dan sakit bakalan jadi dongeng aja dong! Kira2 bakal seru gak tuh dunia???:p

Sebenernya gak cuma James Blunt yang sukses dengan lagu2 yang diciptakan based on privat story yang mengenaskan (hah?!). Inget deh contoh-contoh ini : SO7 waktu muncul dg lagu "Kita" tanggapan orang masih biasa2 aja, tapi begitu denger lagu "Dan" semua orang jadi terhenyak dengan pilunya. Gitu juga sama Padi, waktu album Sesuatu Yang Tertunda muncul, orang2 apatis karena album kedua biasanya gak sesukses album pertama. Tapi ternyata, "Kasih Tak Sampai" yang ngenes itu bisa bikin orang makin cinta sama Padi. Contoh paling baru, Samsons. "Naluri Lelaki" emang udah wara-wiri di radio..tapi orang cm seneng denger aja tanpa niat beli kasetnya. Begitu "Kenangan Terindah" digeber, langsung deh ‘hati-hati yang merana’ itu luluh hehe…ponakanku aja merengek minta dibeliin kasetnya. Dan tau kan, kalau lagu itu dapet penghargaan karena paling laris di download sebagai ringbacktone dan ringtone di th 2006! Wow! Akhirnya banyak penyanyi ato grup band yang nyelipin lagu melow plus merana di album mereka dengan harapan bakal ‘nonjok’ dipasaran. Biasanya sih, kalau temanya cinta gak kesampaian, mencintai diam-diam, putus cinta demi kebaikan bersama meski menyesakkan dada (wuihh…bahasane), atau pujian untuk sang pujaan hati yang tak jua mengerti…Dijamin deh bakal laris di pasaran! Pa lagi diawali denting piano, petikan gitar atau harpa di intro lagu. Waahh….nangis nangis deh sono! hehe…. (pengalaman pribadi, Ndrie? Huek! hahaha)

Ternyata, kesedihan, kepiluan, paling ampuh untuk dijual… jahat banget ya realita..:(

Hemm…jd mikir, kira2 kalo aku bikin buku dengan sad story…bakal laku dipasaran gak ya?! hahahaha… (*ketawa garing biar dibilang ’still alive!’*).

(Jakarta, 6 februari 2007. Indri yang baik, pinter, manis, cerewet, menyenangkan, sering ketawa, tapi…:< )

GOOD LUCK!

Monday, February 5th, 2007

…and the dark look so clearly.

There’s nothing more offend than loving you in silent.