DOSA TERMANIS - sedikit dari TERE
Wednesday, January 31st, 2007
kau adalah kesalahan yg terindah kau adalah dosa termanis
hingga buatku marah
tapi juga menikmati
yang menggodaku saat kubutuh
rasakan sedikit cinta
kau adalah kesalahan yg terindah kau adalah dosa termanis
hingga buatku marah
tapi juga menikmati
yang menggodaku saat kubutuh
rasakan sedikit cinta
"Goodbye My Lover"
Did I disappoint you or let you down?
Should I be feeling guilty or let the judges frown?
‘Cause I saw the end before we’d begun,
Yes I saw you were blinded and I knew I had won.
So I took what’s mine by eternal right.
Took your soul out into the night.
It may be over but it won’t stop there,
I am here for you if you’d only care.
You touched my heart you touched my soul.
You changed my life and all my goals.
And love is blind and that I knew when,
My heart was blinded by you.
I’ve kissed your lips and held your hand.
Shared your dreams and shared your bed.
I know you well, I know your smell.
I’ve been addicted to you.
Goodbye my lover.
Goodbye my friend.
You have been the one.
You have been the one for me.
I am a dreamer and when i wake,
You can’t break my spirit - it’s my dreams you take.
And as you move on, remember me,
Remember us and all we used to be
I’ve seen you cry, I’ve seen you smile.
I’ve watched you sleeping for a while.
I’d be the father of your child.
I’d spend a lifetime with you.
I know your fears and you know mine.
We’ve had our doubts but now we’re fine,
And I love you, I swear that’s true.
I cannot live without you.
And I still hold your hand in mine.
In mine when I’m asleep.
And I will bare my soul in time,
When I’m kneeling at your feet.
I’m so hollow, baby, I’m so hollow.
I’m so, I’m so, I’m so hollow.
Dear langit…
Cinta menyapaku lagi.
Kali ini terasa lebih mendebarkan
Bukan karena indahnya,
Tapi karena ketidakpastiannya.
Lemon segar itu memerihkan penantianku,
Menghadirkan kegalauan akan hadirmu kini.
Terasa semakin perih,
Saat Cinta tak jua memilih…
Aku senang bersama Cinta.
Aku ingin hadir utuh dengannya.
Tapi ada cinta lain yang mendamba Cinta
Mungkin dia lebih indah…
Mungkin dia tak lebih indah…
Tapi dia punya waktu ini, dan dia nyata!
…sesuatu yang tak kumiliki lagi… L
Duhai langit…
Apa yang terjadi dengan Cinta?
Kemarin ia menyentuhku, Esok ia memeluknya.
Hari ini ia bersenandung di telingaku, Lusa ia pergi dengan membisu…
Aku telah bicara…dan aku bertahan…
…kembali menekuri waktu dengan penuh tanya…
Pantaskah meminta, “Aku saja!” ???
(Jakarta, 29 January 2007, saat kangen…)
Angkasa tanpa pesan merengkuh smakin dalam
Berselimut debu waktu, kumenanti cemas…
Kau datang dengan sederhana,
Satu bintang di langit kelam.
Sinarmu rimba pesona dan kutahu tlah tersesat.
Kukejar kau… takkan bertepi,
Menggapaimu…takkan bersambut.
Sendiri membendung rasa ini,
Sementara kau membeku…
Khayalku terbuai jauh…
Pelita kecilmu mengalir pelan dan aku terbenam…
Redup kilaumu tak mengarah,
Jadilah diriku selatan.
Namun tak kau sadari, hingga kini dan nanti….
(Satu Bintang Di Langit Kelam - RSD)
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
(AKU INGIN - Sapardi Djoko Damono)
…mungkin ini gila… tapi aku tau, inilah hidup yang sebenarnya. Memilih, membuatku mengerti, bahwa IA tak menciptakanku untuk menjadi bodoh dan sia-sia…
Siapa yang berhak atas diriku selain ia sendiri dan DIA?
…Saat tak juga bisa lelap saat malam berangsur pagi,
dan kembali terjaga pada rasa serta gejolak yang sama…
i love u!
Ringtone dengan nada ini sudah lamaaaa sekali gak terdengar…dering khusus untuk orang khusus…
Finnaly….u call me, dan itu cukup bisa membuatku tertawa! Yeah…TeR-ta-wa!! Sampai 2 sahabat, kutelepon khusus cuma untuk memberitahu hal ini, dan mereka pun IKUT tertawa!!! Mungkin ikut senang, mungkin juga karena lucu mendengarku riang.. setelah sebelumnya curhat mendayu-dayu:))
"Still alive?"
Hahahahahahahaaa……
Nana dan Neni
Suatu malam dibawah bintang-bintang kota Khayalan…(ciee…)
Nana bertanya ke Neni, sahabatnya, “Kapan kamu nikah”
“Yaa, kalau sudah ketemu jodohku, dong!” Jawab Neni mantabs!
“Memangnya sekarang belum nemu, Ni? Mau yang kaya apa, sih?” Tanya Nana lagi.
Pertanyaan basi! Kata Neni dalam hati J
“Emmm…pokoknya yang ‘klik’ ajah!” Neni asal njawab.
“Ya yang ‘klik’ itu yang gimanaaa…??” Tanya Nana pake maksa!
“Nih, ya..dengerin, Na!” Neni merubah posisi duduknya, “Buat aku, jodoh itu kalau aku merasa nyaman, aman, senang, dan ingin terus berlama-lama bersamanya. Jodoh itu, kalau aku merasa sangat…sangat sendirian… pun dikeramaian, saat dia pamit gak bisa nemenin karena ada kerjaan:( Jodoh itu, kalau dia jadi orang pertama yang dapat dipercaya dan diandalkan hampir disetiap hal yang aku alami dan lakukan. Jodoh itu, kalau dia membuatku merasa menjadi sahabat sekaligus saudaranya. Jodoh itu, kalau aku merasa, dia mengerti perasaanku dan memahami jalan pikiranku, meski aku BELUM mengatakannya…pokoknya yang bisa memperlakukanku hingga merasa menjadi perempuan…hehe. Teruss..jodoh itu, kalau aku bisa jadi diri sendiri dihadapannya, bebas mengekspresikan rasa cintaku, tanpa takut merasa jelek, bodoh atau miskin, terlebih rasa khawatir dia akan pergi meninggalkanku dengan alasan-alasan itu! Daaannn…, jodoh itu kalau kami bisa saling MENGUATKAN,
menjadi sepasang sayap yang akan membuat hidup kami terbang tinggi… menggapai apapun yang gak mampu diraih sendirian, sampai batas waktu menghentikan kami!!” Neni nyerocos dengan bangganya, dengan mata berbinar-binar, seolah ia pujanggawati paling jago soal cinta…!:p
Tik.tok.tik.tok…kedua cewek ini diem…
“Masalahnya sekarang adalah, kalau aku sudah ketemu dengan orang seperti itu dan merasakan semua itu, Na… tapi aku tetep gak bisa menikah dengannya, gimana dunk?”
Nana nggak jawab. Dia malah semakin merapatkan katupan bibirnya.
Tapi akhirnya, setelah lima menit suasana garing itu menyergap mereka, Nana ngomong juga. Itu pun pelaan banget, kaya lagi keselek biji kedondong!!(haha), “Hemm…gak tau ah, Ni…no comment deh!”
Yeee…kirain mo ngomong apa, ternyata cuma seuprit gitu!:< Hehehe…emang dikira gampang po menghadapi realita? Kenyataan itu racun terpahit dari harapan yang gak kesampaian tauuu!! Kata Neni dalam hati lagee. (Dalam hati aja…biar gak memunculkan konflik! huhuhu)
“Jjj..jodoh itu saat ijab qabul diucapkan…kalo udah bisa nikah sama dia gitu…” Nana coba ngasih opini, biar gak dikira orang apatis bego yg gak pernah punya pendapat.
“Yakin neeh??!!” Tanya Neni sambil nyengir nggodain Nana
“Sekarang, bagaimana kalau orang yang telah kamu nikahi itu ternyata bukan jodohmu?” J
??!!$#%@!!!!(((:;><&*)
Jkt, 29 Des ‘06
Buat sodara ‘kembarku’ yang mau nikah…”Don’t be afraid, bro!”
(Note : tulisan ini gak jadi dimasukin diundangannya dengan alas an “seperti meragukan pernikahanku” HAHAHAAAA…..sama tulisan aja ko takut!! Sori utk tidak mau merubah ending seperti yg kau mau ;p)
Im here give me a glance, been following you like a shadow
This is how I spent my time dreaming about our days tomorrow
Another day has gone bye another moon another sun
I can wait for you my love
Dont want to do any harm
Just trying to get to your attention
Sometimes I walk away coz I know that we cant ever be together
Sometimes I close my mind I cant keep this love for myself any longer
Somehow I have to find the right time to say that
I want you to want me, even in my dreams
I hope yo know who I am through all the letters I have sent you
I know Im not the only one wanting and dreaming about you
Two different world between us, you’re on the spotlights far from my touch
I cant wait here forever
For a sign from your eyes
The magic I wish I could have
Should’ve walk away coz I knew that we cant ever be together
Should’ve closed my mind shouldve known that this love cant go any further
Should’ve stopped myself from this dream
Coz live will never want you to want me
Even in my dreams
In my dreams
(by Anggun)